Notification

×

Iklan

Iklan

Wibisono : Pergantian Panglima ikuti proses Undang Undang No. 34 tahun 2004 tentang TNI

22/10/21 | Oktober 22, 2021 WIB Last Updated 2021-10-22T15:25:13Z

 


MALAHCEO.CO.ID - JAKARTA
, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diklaim bakal mengikuti peraturan perundang-undangan terkait pergantian Panglima TNI.

"Terkait pergantian Panglima TNI, sudah disampaikan Mensesneg, persiapan ke arah sana sedang dilakukan. Insyaallah semua ikuti prosedur peraturan undang-undang yang berlaku," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, di Istana Negara, dikutip dari rekaman suara yang diterima teropongkota Jumat (22/10/2021).


Ia mengklaim Jokowi selalu mematuhi prinsip good governance dalam mengambil keputusan, termasuk soal pergantian Panglima TNI


"Kita bersabar saja. presiden pasti akan ambil keputusan terbaik," ujarnya.


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memasuki masa pensiun pada November 2021. Hadi telah menjalani tugas sebagai orang nomor satu di tubuh militer sejak Desember 2017.


Sejauh ini, muncul dua nama kuat kandidat calon Panglima TNI. Yakni, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa.


Jubir Jokowi soal Tuntutan Mahasiswa: Jawaban Sedang Diolah

Pemerintah pun belum mengirimkan surat presiden (Surpres) tentang pergantian pucuk pimpinan militer Indonesia itu ke DPR. Menteri Sekretaris Negara Pratikno memastikan pihaknya akan menyerahkan Surpres tentang pergantian Panglima TNI ke DPR secepatnya.


"Belum. Barusan saya sampaikan kita akan ajukan secepatnya," kata Pratikno di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/9).


Pratikno beralasan Jokowi masih memiliki waktu yang cukup untuk menentukan sosok yang pantas untuk menjabat sebagai Panglima TNI. Terlebih lagi, masa pensiun Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto masih pada November 2021.


Pengamat militer dan Pertahanan Wibisono mengatakan Panglima TNI pengganti Hadi Tjahjanto seharusnya berasal dari TNI Angkatan Laut jika merujuk UU No. 34 tahun 2004 tentang TNI.


Pasal 13 ayat (4) UU TNI menyebutkan panglima dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan.


Saat ini, Panglima TNI dijabat Hadi Tjahjanto yang berasal dari TNI Angkatan Udara. Sebelumnya, Panglima dijabat oleh Gatot Nurmantyo yang berasal dari TNI Angkatan Darat dan Moeldoko yang juga berasal dari TNI AD.


"Jadi kalau pergantian panglima TNI terjadi pada saat ini maka bila pola rotasi dilakukan sepantasnya posisi panglima TNI dijabat oleh Angkatan Laut," pungkas wibisono

×
Berita Terbaru Update