Notification

×

Iklan

Iklan

BNPT bekerjasama dengan Pemuda Panca Marga (PPM) Cegah Radikalisme

26/05/21 | Mei 26, 2021 WIB Last Updated 2021-05-26T01:52:12Z

 


MAJALAH CEO | JAKARTA - Dalam rangka program deradikalisasi terorisme Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menjalin kerjasama dengan semua komponen anak bangsa, pada hari ini Selasa (25/05/2021) BNPT menerima audensi ormas Pemuda Panca Marga (PPM) dan Yayasan Bumi Arasy.

Yang hadir dalam Acara audensi dengan kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar antara lain Ketum PPM pusat Syamsuddin Siregar,SH, Pembina atau dewan Kehormatan DR.Wibisono,SH.MH, ketua bidang Ekonomi Anna Tarigan, ketua umum Yayasan Bumi Arasy Hariyanto serta Dirut dari PT.Berkat Jaya Elektro Adrian Wijaya, dalam audensi dibahas rencana kerjasama BNPT dengan Pemuda Panca Marga bersama Yayasan Bumi Arasy untuk program Deradikalisasi dengan konsep pelatihan Bela negara serta pelatihan Wira usaha bagi napi teroris dan pelatihan mentalitas untuk BNPT, serta menyematkan Pak Boy Rafli Amar sebagai dewan kehormatan PPM.

"Saya hari ini berterimakasih kepada PPM yang telah menyematkan saya menjadi salah satu bagian dewan kehormatan, dan selanjutnya akan ada kerjasama dengan PPM diseluruh Indonesia untuk program pencegahan faham Radikalisme dan program pelatihan untuk mentalitas agar para mantan  napi teroris bisa punya usaha mandiri dan bisa kembali ketengah masyarakat dengan baik," ujar Boy keawak media di Jakarta Selasa (25/05/2021).

Selanjutnya juga dibahas tentang rencana MOU antara BNPT dan PPM serta yayasan Bumi Arasy terkait program deradikalisasi BNPT.

Menurut Dewan kehormatan PPM Wibisono mengatakan bahwa kegiatan kerjasama ini sangat positif untuk program deradikalisasi BNPT agar semua komponen anak bangsa bisa peduli dan berkolaborasi.

"Saya menyambut gembira kerjasama ini, dan kedepan akan ada pelatihan diseluruh Indonesia, agar beban BNPT berkurang, karena ini semua tanggung jawab bersama komponen anak bangsa sebagai kepedulian terhadap Bangsa dan Negara, terutama untuk menegakkan 4 pilar kebangsaan, yaitu Pancasila,UUD '45, Bhineka tunggal Eka, NKRI harga mati " pungkas Wibisono.

×
Berita Terbaru Update